Senin, 05 Mei 2014

Cara Mematikan Aero Theme

Windows 7 telah dilengkapi dengan fitur Aero, fitur ini dapat mempercatik tampilan desktop serta dilengkapi dengan berbagai fitur animasi, slide show wallpaper, transparency dan berbagai efek dan fitur aero windows 7 lainnya. Namun kendalanya jika hardware komputer tidak mempunyai spesifikasi minimal untuk mendukung fitur aero maka secara hasil yang di tampilkan tidak maksimal dan hanya dapat memberatkan performa sie VGA sendiri, 

maka dari itu dari pada tidak performa tidak Aero tidak dapat bekerja dengan baik dan sedikit memberatkan kinerja laptop / komputer anda saya sarankan mending di matikan atau di disable saja fitur Aero ini dengan cara di bawah ini yang telah saya buat
  1. Klik kanan pada Desktop dan pilih Personalize lalu klik tab Window Color
  2. Hilangkan ceklis pada box Enable Transparency , lalu klik Save Changes

Interface Aero menambah keindahan yang menjadi ciri khas Windows 7, tapi cukup mengurangi performance Windows dan memaksa graphic card untuk bekerja lebih. Jika kita mematikannya akan dapat meningkatkan kecepatan Windows dengan signifikan.Nah begitulah cara mematikan fitur Aero pada windows, semoga dapat meningkat performa laptop / komputer yang anda punya.

Sabtu, 03 Mei 2014

Apakah itu Windows Aero ?

Windows Aero adalah fitur dari sie windows 7 sendiri, fitur ini desain kaca tembus dengan animasi jendela halus dan warna jendela baru. yang biasa kita sebut theme / tema fitur transparan, dan ini lah fiture transparan sie windows sendiri.

Gaya visual khas Aero menggabungkan penampilan ringan, dengan kemajuan grafis yang kuat. Dengan Aero, Anda dapat menikmati efek visual dengan menarik dan seperti elegan yang tampak cool dan keren untuk di lihat penampilanya dan juga manfaat dari akses yang lebih baik untuk program Anda.

Hanya tetapi fitur ini agak di beratkan untuk Hardwere dengan spesifikasi yang di bawah setandart apalagi tanpa ada VGA pendukung, Aero ini dapat memberatkan sie penggunakan dalam hal kinerja semakin agak lama alias lola. saran saya mending fitur Aero ini di non aktivkan saja.

Matikan Fitur Search Indexing

Search Indexing berfungsi untuk menyimpan jejak file sehingga bila kita menggunakan atau mencari file tersebut, prosesnya akan berjalan cepat. Fitur ini akan bermanfaat hanya bila kita sering menggunakan Search. Dan dengan mematikan fitur ini, kecepatan Windows akan meningkat.
Nah.... tanpa bosabasi nie langkah yang harus kalian lakukan.
  1. Klik kanan pada icon Computer di desktop atau di Explorer, pilih Manage
  2.  Klik Services and Applications pada jendela Computer Management
  3. Klik dua kali pada Services
  4. Atau kalian bisa langsung klik Logo Windows di keyboard kalian + R, Lalau ketik services.msc
  5. Bisa masuk ke Start lalu pilih run Lalau ketik services.msc
  6. Setelah masuk services cari Windows Search
  7. Klik Kanan pada Windows Search dan pilih Properties
  8. Pada Startup type pilih Disabled
  9. Klik Apply kemudian OK

Atau kalian bisa memilih Startup type pilih Manual, kalau menurut saya siih mending pilih manual karena kita dapat memanggil fitur Search Index sewaktu waktu kita butuh kan saja. nah itulah seputar cara mematikan fitur search index di windows, cara ini dapat di lakukan di windows versi apapun.

Jumat, 02 Mei 2014

Struktur Program Bahasa C

Program bahasa C adalah suatu program terdiri dari satu atau lebih fungsi-fungsi. Fungsi utama dan harus ada pada program C yang kita buat adalah fungsi main(). Fungsi main() ini adalah fungsi pertama yang akan diproses pada saat program di kompile dan dijalankan, sehingga bisa disebut sebagai fungsi yang mengontrol fungsi-fungsi lain. 

Karena struktur program C terdiri dari fungsi-fungsi lain sebagai program bagian (subroutine), maka bahasa C biasa disebut sebagai bahasa pemrograman terstruktur. Cara penulisan fungsi pada program bahasa C adalah dengan memberi nama fungsi dan kemudian dibuka dengan kurang kurawal buka ({) dan ditutup dengan kurung kurawal tutup (}).

Fungsi-fungsi lain selain fungsi utama bisa dituliskan setelah atau sebelum fungsi utama dengan deskripsi prototype fungsi pada bagian awal program. Bisa juga dituliskan pada file lain yang apabila kita ingin memakai atau memanggil fungsi dalam file lain tersebut, kita harus menuliskan header filenya, dengan preprocessor directive #include. File ini disebut file pustaka (library file). Untuk lebih jelas tentang struktur program bahasa C ini, silakan melihat pada Gambar dibawah.

Gambar 1 : Struktur Dasar Program C

Tipe Data
Dalam bahasa C terdapat lima tipe data dasar, yaitu :









Contoh Program :
#include “stdio.h”
#include “conio.h”
void main()
{ int x;
float y;
char z;
double w;
clrscr();                /* untuk membersihkan layar */
x = 10;                 /* variable x diisi dengan 10 */
y = 9.45;              /* variable y diisi dengan 9.45 */
z = ‘C’;                /* variable z diisi dengan karakter “C” */
w = 3.45E+20;     /* variable w diisi dengan 3.45E+20 */
printf(“Nilai dari x adalah : %i\n”, x);      /* Menampilkan isi variable x */
printf(“Nilai dari y adalah : %f\n”, y);      /* Menampilkan isi variable y */
printf(“Nilai dari z adalah : %c\n”, z);      /* Menampilkan isi variable z */
printf(“Nilai dari w adalah : %lf\n”, w);   /* Menampilkan isi variable w */
getch(); }

Konstanta
Konstanta merupakan suatu nilai yang tidak dapat diubah selama proses program berlangsung. Bahasa C juga menyediakan beberapa karakter khusus yang disebut karakter escape, antara lain :
  • \a : untuk bunyi bell (alert)
  • \b : mundur satu spasi (backspace)
  • \f : ganti halaman (form feed)
  • \n : ganti baris baru (new line)
  • \r : ke kolom pertama, baris yang sama (carriage return)
  • \v : tabulasi vertical
  • \0 : nilai kosong (null)
  • \’ : karakter petik tunggal
  • \” : karakter petik ganda
  • \\ : karakter garis miring
Variabel
Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program. Nama dari suatu variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai berikut :
  • Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Bahasa C bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Jadi antara nim, NIM dan Nim dianggap berbeda.
  • Tidak boleh mengandung spasi.
  • Tidak boleh mengandung symbol-simbol khusus, kecuali garis bawah (underscore). Yang termasuk symbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, =
  • Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.
Deklarasi
Deklarasi diperlukan bila kita akan menggunakan pengenal (identifier) dalam program. Identifier dapat berupa variable, konstanta dan fungsi. 
  • Deklarasi Variabel 
Bentuk umum pendeklarasian suatu variable adalah :
          Nama_tipe nama_variabel;
Contoh :
         int x; // Deklarasi x bertipe integer
         char y, huruf, nim[10]; // Deklarasi variable bertipe char
         float nilai; // Deklarasi variable bertipe float
         double beta; // Deklarasi variable bertipe double
         int array[5][4]; // Deklarasi array bertipe integer
         char *p; // Deklarasi pointer p bertipe char
  • Deklarasi Konstanta
Dalam bahasa C konstanta dideklarasikan menggunakan preprocessor #define.
Contohnya :  #define PHI 3.14
                      #define nim “0111500382”
                      #define nama “Sri Widhiyanti”
  • Deklarasi Fungsi
Fungsi merupakan bagian yang terpisah dari program dan dapat diaktifkan atau dipanggil dimanapun di dalam program. Fungsi dalam bahasa C ada yang sudah disediakan sebagai fungsi pustaka seperti printf(), scanf(), getch() dan untuk menggunakannya tidak perlu dideklarasikan. Fungsi yang perlu dideklarasikan terlebih dahulu adalah fungsi yang dibuat oleh programmer. Bentuk umum deklarasi sebuah fungsi adalah :
          Tipe_fungsi nama_fungsi(parameter_fungsi);
Contohnya :
          float luas_lingkaran(int jari);
          void tampil();
          int tambah(int x, int y);

Operator
  • Operator Penugasan
Operator Penugasan (Assignment operator) dalam bahasa C berupa tanda sama
dengan (“=”). Contoh :
          nilai = 80;
          A = x * y;
  • Operator Aritmatika
Bahasa C menyediakan lima operator aritmatika, yaitu :
♦ * : untuk perkalian
♦ / : untuk pembagian
♦ % : untuk sisa pembagian (modulus)
♦ + : untuk pertambahan
♦ - : untuk pengurangan

Contoh Program 1 :
          #include “stdio.h”
          #include “conio.h”
          void main()
         { clrscr(); // untuk membersihkan layar
          printf(“Nilai dari 9 + 4 = %i”, 9 + 4);
          printf(“Nilai dari 9 - 4 = %i”, 9 - 4);
          printf(“Nilai dari 9 * 4 = %i”, 9 * 4);
          printf(“Nilai dari 9 / 4 = %i”, 9 / 4);
          printf(“Nilai dari 9 \% 4 = %i”, 9 % 4);
          getch();
          }
  • Operator Hubungan (Perbandingan)
Operator Hubungan digunakan untuk membandingkan hubungan antara dua buah operand (sebuah nilai atau variable. Operator hubungan dalam bahasa C :
Operator hubungan dalam bahasa C





  • Operator Logika
Jika operator hubungan membandingkan hubungan antara dua buah operand, maka operator logika digunakan untuk membandingkan logika hasil dari operatoroperator hubungan.
Operator logika ada tiga macam, yaitu :
          ♦ && : Logika AND (DAN)
          ♦ || : Logika OR (ATAU)
          ♦ ! : Logika NOT (INGKARAN)
  • Operator Bitwise
Operator bitwise digunakan untuk memanipulasi bit-bit dari nilai data yang ada di memori.
Operator bitwise dalam bahasa C :
          ♦ << : Pergeseran bit ke kiri
          ♦ >> : Pergeseran bit ke kanan
          ♦ & : Bitwise AND
          ♦ ^ : Bitwise XOR (exclusive OR)
          ♦ | : Bitwise OR
          ♦ ~ : Bitwise NOT
  • Operator Unary
Operator Unary merupakan operator yang hanya membutuhkan satu operand saja. Dalam bahasa C terdapat beberapa operator unary, yaitu :

Operator unary

Contoh Program 1 :

/* Perbedaan operator peningkatan ++ yang diletakkan di depan dan dibelakang
operand */
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
void main()
{
int x, nilai;
clrscr();
x = 5;
nilai = ++x; /* berarti x = x + 1; nilai = x; */
printf("nilai = %d, x = %d\n", nilai, x);
nilai = x++; /* berarti nilai = x; nilai = x + 1; */
printf("nilai = %d, x = %d\n", nilai, x);
getch();
}

Kata Tercadang (Reserved Word)
Bahasa C standar ANSI memiliki 32 kata tercadang (reserved word) dan Turbo C menambahkannya dengan 7 kata tercadang. Semua reserved word tidak boleh digunakan dalam penamaan identifier (variable, nama fungsi dll). Kata Tercadang yang tersedia dalam bahasa C adalah sbb:

Kata Tercadang (Reserved Word)

Komentar Program
Komentar program hanya diperlukan untuk memudahkan pembacaan dan pemahaman suatu program (untuk keperluan dokumentasi program). Dengan kata lain, komentar program hanya merupakan keterangan atau penjelasan program. Untuk memberikan komentar atau penjelasan dalam bahasa C digunakan pembatas /* dan */ atau menggunakan tanda // untuk komentar yang hanya terdiri dari satu
baris. Komentar program tidak akan ikut diproses dalam program (akan diabaikan).
 
Contoh Program :
          #include “stdio.h”
          #include “conio.h”
          void main()
          {
          clrscr(); /* Ini untuk membersihkan layar tampilan */
          printf(“Contoh Penggunaan Komentar”); //komentar tidak ikut diproses
          getch(); /* Dan ini untuk menahan tampilan di layar */

Yaaa..... begitulah struktur dari bahasa C cukup sulit dan tidak mudah untuk di hafal, kita pun tak berhak untuk menghafal semua tapi kita cukup untuk memahaminya nanti kelama lamaan kita bisa mengerti apa yang kita butuhkan suatu hari nanti.

Kamis, 01 Mei 2014

Mengapa Memakai Bahasa C

Sampai saat ini, bahasa C telah berhasil digunakan untuk mengembangkan berbagai jenis permasalahan pemrograman, dari level operating system (unix, linux, ms dos, dsb), aplikasi perkantoran (text editor, word processor, spreadsheet, dsb), bahkan sampai pengembangan sistem pakar (expert system). Kompiler C juga telah tersedia di semua jenis platform komputer, mulai dari Macintosh, UNIX, PC, Micro PC, sampai super komputer.

C bisa disebut bahasa pemrograman tingkat menengah (middle level programming language). Arti tingkat (level) disini adalah kemampuan mengakses fungsi-fungsi dan perintah-perintah dasar bahasa mesin/hardware (machine basic instruction set). Semakin tinggi tingkat bahasa pemrograman (misalnya: java), semakin mudahlah bahasa pemrograman dipahami manusia, namun membawa pengaruh semakin berkurang kemampuan untuk mengakses langsung instruksi dasar bahasa mesin. Demikian juga sebaliknya dengan bahasa pemrograman tingkat rendah (misalnya: assembler), yang  semakin sulit dipahami manusia dan hanya berisi perintah untuk mengakses bahasa mesin. 

Dalam perspektif mudahnya dipahami manusia, C bisa digolongkan dalam bahasa tingkat tinggi, namun C juga menyediakan kemampuan yang ada pada bahasa tingkat rendah, misalnya operasi bit, operasi byte, pengaksesan memori, dsb. 

Beberapa alasan mengapa memakai bahasa C adalah terangkum dibawah.

  • C adalah bahasa pemrograman yang paling populer saat ini Dengan banyaknya programmer bahasa C, membawa pengaruh semakin mudahnya kita menemukan pemecahan masalah yang kita dapatkan ketika menulis program dalam bahasa C. Pengaruh positif lain adalah semakin banyaknya kompiler yang dikembangkan untuk berbagai platform (berpengaruh ke portabilitas).
  • C adalah bahasa pemrograman yang memiliki portabilitas tinggi Program C yang kita tulis untuk satu jenis platform, bisa kita kompile dan jalankan di platform lain dengan tanpa ataupun hanya sedikit perubahan. Ini bisa diwujudkan dengan adanya standarisasi ANSI untuk C.
  • C adalah bahasa pemrograman dengan kata kunci (keyword) sedikit Kata kunci disini adalah merupakan fungsi ataupun kata dasar yang disediakan oleh kompiler suatu bahasa pemrograman. Hal ini membawa pengaruh semakin mudahnya kita menulis program dengan C. Pengaruh lain dari sedikitnya kata kunci ini adalah proses eksekusi program C yang sangat cepat. C hanya menyediakan 32 kata kunci seperti terangkum dibawah:
Gambar 1 : 32 Kata Kunci C

  • C adalah bahasa pemrograman yang fleksibel Dengan menguasai bahasa C, kita bisa menulis dan mengembangkan berbagai jenis program mulai dari operating system, word processor,
    graphic processor, spreadsheets, ataupun kompiler untuk suatu bahasa pemrograman.
  • C adalah bahasa pemrograman yang bersifat moduler Program C ditulis dalam routine yang biasa dipanggil dengan fungsi. Fungsi-fungsi yang telah kita buat, bisa kita gunakan kembali (reuse) dalam program ataupun aplikasi lain.

Sejarah Bahasa C

Sejarah perkembangan dan latar belakang munculnya bahasa C adalah seperti
dalam Gambar 1.

                                           Gambar 1: Sejarah Bahasa C

Boleh dikatakan bahwa akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards pada tahun 1967. Kemudian berdasar pada bahasa BCPL ini Ken Thompson yang bekerja di Bell Telephone Laboratories (Bell Labs) mengembangkan bahasa B pada tahun 1970. 

Saat itu bahasa B telah berhasil diimplementasikan di komputer DEC PDP-7 dengan operating system (OS) UNIX. Pada tahun 1972, peneliti lain di Bell Labs bernama Dennis Ritchie menyempurnakannya menjadi bahasa C.

Gambar 2: Tokoh Yang Berjasa Dalam Pengembangan Bahasa C

Pada tahun 1978, Dennis Ritchie bersama dengan Brian Kernighan mempublikasikan buku yang kemudian menjadi legenda dalam sejarah perkembangan bahasa C, yang berjudul The C Programming Language. Buku ini diterbitkan oleh Prentice Hall, dan pada saat ini telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa di dunia. Boleh dikatakan bahwa buku ini adalah buku yang paling banyak direfer orang dan dijadikan buku panduan tentang pemrograman bahasa C sampai saat ini. Teknik dan gaya penulisan bahasa C yang merefer kepada buku ini kemudian terkenal dengan sebutan K&R C atau Classic C atau Common C.

Seiring dengan berkembang pesatnya bahasa C, banyak vendor mengembangkan kompiler C menurut versi masing-masing. Hal ini menggerakkan ANSI (American National Standards Institute) pada tahun 1983 untuk membuat suatu komite yang kemudian diberi nama X3J11, yang betujuan untuk membuat definisi standar bahasa C yang lebih modern dan komprehensif, dengan memperbaiki syntax dan grammar bahasa C. Usaha ini berhasil diselesaikan 5 tahun kemudian, yaitu ditandai dengan lahirnya standard ANSI untuk bahasa C yang kemudian terkenal dengan sebutan ANSI C pada tahun 1988.