Program bahasa C adalah suatu program terdiri dari satu atau lebih fungsi-fungsi. Fungsi utama dan harus ada pada program C yang kita buat adalah fungsi main(). Fungsi main() ini adalah fungsi pertama yang akan diproses pada saat program di kompile dan dijalankan, sehingga bisa disebut sebagai fungsi yang mengontrol fungsi-fungsi lain.
Karena struktur program C terdiri dari fungsi-fungsi lain sebagai program bagian (subroutine), maka bahasa C biasa disebut sebagai bahasa pemrograman terstruktur. Cara penulisan fungsi pada program bahasa C adalah dengan memberi nama fungsi dan kemudian dibuka dengan kurang kurawal buka ({) dan ditutup dengan kurung kurawal tutup (}).
Fungsi-fungsi lain selain fungsi utama bisa dituliskan setelah atau sebelum fungsi utama dengan deskripsi prototype fungsi pada bagian awal program. Bisa juga dituliskan pada file lain yang apabila kita ingin memakai atau memanggil fungsi dalam file lain tersebut, kita harus menuliskan header filenya, dengan preprocessor directive #include. File ini disebut file pustaka (library file). Untuk lebih jelas tentang struktur program bahasa C ini, silakan melihat pada Gambar dibawah.
Gambar 1 : Struktur Dasar Program C
Tipe Data
Dalam bahasa C terdapat lima tipe data dasar, yaitu :
Contoh Program :
#include “stdio.h”
#include “conio.h”
void main()
{ int x;
float y;
char z;
double w;
clrscr(); /* untuk membersihkan layar */
x = 10; /* variable x diisi dengan 10 */
y = 9.45; /* variable y diisi dengan 9.45 */
z = ‘C’; /* variable z diisi dengan karakter “C” */
w = 3.45E+20; /* variable w diisi dengan 3.45E+20 */
printf(“Nilai dari x adalah : %i\n”, x); /* Menampilkan isi variable x */
printf(“Nilai dari y adalah : %f\n”, y); /* Menampilkan isi variable y */
printf(“Nilai dari z adalah : %c\n”, z); /* Menampilkan isi variable z */
printf(“Nilai dari w adalah : %lf\n”, w); /* Menampilkan isi variable w */
getch(); }
Konstanta
Konstanta merupakan suatu nilai yang tidak dapat diubah selama proses program berlangsung. Bahasa C juga menyediakan beberapa karakter khusus yang disebut karakter escape, antara lain :
- \a : untuk bunyi bell (alert)
- \b : mundur satu spasi (backspace)
- \f : ganti halaman (form feed)
- \n : ganti baris baru (new line)
- \r : ke kolom pertama, baris yang sama (carriage return)
- \v : tabulasi vertical
- \0 : nilai kosong (null)
- \’ : karakter petik tunggal
- \” : karakter petik ganda
- \\ : karakter garis miring
Variabel
Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program. Nama dari suatu variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai berikut :
- Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Bahasa C bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Jadi antara nim, NIM dan Nim dianggap berbeda.
- Tidak boleh mengandung spasi.
- Tidak boleh mengandung symbol-simbol khusus, kecuali garis bawah (underscore). Yang termasuk symbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, =
- Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.
Deklarasi
Deklarasi diperlukan bila kita akan menggunakan pengenal (identifier) dalam program. Identifier dapat berupa variable, konstanta dan fungsi.
Bentuk umum pendeklarasian suatu variable adalah :
Nama_tipe nama_variabel;
Contoh :
int x; // Deklarasi x bertipe integer
char y, huruf, nim[10]; // Deklarasi variable bertipe char
float nilai; // Deklarasi variable bertipe float
double beta; // Deklarasi variable bertipe double
int array[5][4]; // Deklarasi array bertipe integer
char *p; // Deklarasi pointer p bertipe char
Dalam bahasa C konstanta dideklarasikan menggunakan preprocessor #define.
Contohnya : #define PHI 3.14
#define nim “0111500382”
#define nama “Sri Widhiyanti”
Fungsi merupakan bagian yang terpisah dari program dan dapat diaktifkan atau dipanggil dimanapun di dalam program. Fungsi dalam bahasa C ada yang sudah disediakan sebagai fungsi pustaka seperti printf(), scanf(), getch() dan untuk menggunakannya tidak perlu dideklarasikan. Fungsi yang perlu dideklarasikan terlebih dahulu adalah fungsi yang dibuat oleh programmer. Bentuk umum deklarasi sebuah fungsi adalah :
Tipe_fungsi nama_fungsi(parameter_fungsi);
Contohnya :
float luas_lingkaran(int jari);
void tampil();
int tambah(int x, int y);
Operator
Operator Penugasan (Assignment operator) dalam bahasa C berupa tanda sama
dengan (“=”). Contoh :
nilai = 80;
A = x * y;
Bahasa C menyediakan lima operator aritmatika, yaitu :
♦ * : untuk perkalian
♦ / : untuk pembagian
♦ % : untuk sisa pembagian (modulus)
♦ + : untuk pertambahan
♦ - : untuk pengurangan
Contoh Program 1 :
#include “stdio.h”
#include “conio.h”
void main()
{ clrscr(); // untuk membersihkan layar
printf(“Nilai dari 9 + 4 = %i”, 9 + 4);
printf(“Nilai dari 9 - 4 = %i”, 9 - 4);
printf(“Nilai dari 9 * 4 = %i”, 9 * 4);
printf(“Nilai dari 9 / 4 = %i”, 9 / 4);
printf(“Nilai dari 9 \% 4 = %i”, 9 % 4);
getch();
}
- Operator Hubungan (Perbandingan)
Operator Hubungan digunakan untuk membandingkan hubungan antara dua buah operand (sebuah nilai atau variable. Operator hubungan dalam bahasa C :
Operator hubungan dalam bahasa C
Jika operator hubungan membandingkan hubungan antara dua buah operand, maka operator logika digunakan untuk membandingkan logika hasil dari operatoroperator hubungan.
Operator logika ada tiga macam, yaitu :
♦ && : Logika AND (DAN)
♦ || : Logika OR (ATAU)
♦ ! : Logika NOT (INGKARAN)
Operator bitwise digunakan untuk memanipulasi bit-bit dari nilai data yang ada di memori.
Operator bitwise dalam bahasa C :
♦ << : Pergeseran bit ke kiri
♦ >> : Pergeseran bit ke kanan
♦ & : Bitwise AND
♦ ^ : Bitwise XOR (exclusive OR)
♦ | : Bitwise OR
♦ ~ : Bitwise NOT
Operator Unary merupakan operator yang hanya membutuhkan satu operand saja. Dalam bahasa C terdapat beberapa operator unary, yaitu :

Operator unary
Contoh Program 1 :
/* Perbedaan operator peningkatan ++ yang diletakkan di depan dan dibelakang
operand */
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
void main()
{
int x, nilai;
clrscr();
x = 5;
nilai = ++x; /* berarti x = x + 1; nilai = x; */
printf("nilai = %d, x = %d\n", nilai, x);
nilai = x++; /* berarti nilai = x; nilai = x + 1; */
printf("nilai = %d, x = %d\n", nilai, x);
getch();
}
Kata Tercadang (Reserved Word)
Bahasa C standar ANSI memiliki 32 kata tercadang (reserved word) dan Turbo C menambahkannya dengan 7 kata tercadang. Semua reserved word tidak boleh digunakan dalam penamaan identifier (variable, nama fungsi dll). Kata Tercadang yang tersedia dalam bahasa C adalah sbb:
.GIF)
Kata Tercadang (Reserved Word)
Komentar Program
Komentar program hanya diperlukan untuk memudahkan pembacaan dan pemahaman suatu program (untuk keperluan dokumentasi program). Dengan kata lain, komentar program hanya merupakan keterangan atau penjelasan program. Untuk memberikan komentar atau penjelasan dalam bahasa C digunakan pembatas /* dan */ atau menggunakan tanda // untuk komentar yang hanya terdiri dari satu
baris. Komentar program tidak akan ikut diproses dalam program (akan diabaikan).
Contoh Program :
#include “stdio.h”
#include “conio.h”
void main()
{
clrscr(); /* Ini untuk membersihkan layar tampilan */
printf(“Contoh Penggunaan Komentar”); //komentar tidak ikut diproses
getch(); /* Dan ini untuk menahan tampilan di layar */
Yaaa..... begitulah struktur dari bahasa C cukup sulit dan tidak mudah untuk di hafal, kita pun tak berhak untuk menghafal semua tapi kita cukup untuk memahaminya nanti kelama lamaan kita bisa mengerti apa yang kita butuhkan suatu hari nanti.